August 11, 2010 2

Amalan Tidak Terbatas

By in Islami, Ramadhan 1431H

Pada postingan ini sebenarnya saya ingin langsung menuliskan kembali ceramah yang saya dapatkan pada shalat tarawih kamaren. Shalat tarawih yang pertama di masjid Syuhada memang memberikan kesan bagi saya. Seorang bapak tua naik ke mimbar. Sempat agak pesimis dengan muatan ceramah karena saat penceramah naik ke mimbar banyak yang lantas beranjak dan pulang. Dengan performance-nya yang sudah kelihatan sangat ‘sepuh’ Bapak ini ternyata jauh terlihat lebih muda dari tampaknya ketika berbicara.

Damardjati_Supadjar

Adalah Bapak Prof.Dr.Damardjati Supadjar. Cara beliau berceramah sungguh berbeda. Jauh dari kesan formal bahkan terkesan melompat lompat dari satu topik ke topik lainnya (tergantung kalimat terakhir yang beliau sampaikan). Namun walaupun begitu ceramah beliau penuh dengan filosofi dan istilah istilah yang baru kali itu saya dengar. Tidak lantas menjadi heran setelah tahu beliau adalah seorang seorang pensiunan Guru Besar Fakultas Filsafat UGM.

Dari awal berceramah beliau sudah sungguh unik. Tidak ada salam di awal (saya sempat berpikiran beliau lupa mengucapkan salam).Beliau terlebih dahulu memberikan riwayat tentang pahala yang berlipat ganda. Dari mulai 10x kebaikan, 20x hingga 30x. Lantas beliau mengucapkan “Mari Kita Buktikan”

“Assalamualaikum Warakhmatullahi Wabarakatuh”

Karena mengucapkan salam secara lengkap dan membalasnya secara lengkap pula adalah 30x kebaikan baginya. Adapun kelipatan 10x pahala sebenarnya nampak dalam ajaran ibadah shalat nabi Muhammad SAW. Ibadah shalat Nabi Muhammad adalah 10x ibadah Shalat Nabi Musa yang 50x. Sehingga 5 waktu cukup dibanding 50 waktu. Sekiranya kita menyadari berbagai macam kemudahan yang diberikan Allah pada kita.

Kenapa puasa itu wajib?

“…kerena sesungguhnya puasa itu untuk-Ku, dan Akulah yang akan memberikan balasannya,..” (Riwayat Bukhari dan Muslim).

Manusia tidak punya apa apa..Tidak ada apa apa kecuali yang berkata. Konsep puasa sebenarnya adalah ibadah tak terbatas. Karena semua bilangan yang dibagi nol adalah tak terbatas (infinity).

Dari Mulai Syawal, Mutih, Senin Kamis sampai Daud. Janganlah terbatas hanya saat Bulan Ramadhan saja. Karena itu pahala tidak hanya sampai berlipat dengan bilangan namun juga sampai tak terbatas. Pahala tak terbatas yang dapat kita raih selama hidup. Mau kah kita mendapatkannya?

Tags: , ,

2 Responses to “Amalan Tidak Terbatas”

  1. Aveef says:

    Kui wong keren Prof. Damarjati,., filsafat banget.,., mantan guru besar d UGm Cend.,., pernah jadi dosen Ibuku jg dulu.,.,, =D

  2. cendhika says:

    Ow ow.. ibumu filsafat teryata

Leave a Reply


6 − 2 =