November 8, 2010 8

Tutorial Tracing Foto (part-2)

By in Desain, Tips, Tutorial

Pada tutorial sebelumnya, hasil akhir yang didapatkan adalah sebuah hasil tracing berupa outline. Garis masih terlihat flat dan kaku karena ketebalan outline sama pada semua garis.

1. Mengatur Dimensi Outline

Untuk mendapatkan ketebalan yang lebih artistik dan berdimensi, kita bisa mengatur pada opsi yang tersedia pada outline. Terlebih dahulu seleksi semua outline dengan klik dan drag mulai dari luar sampai mencakup seluruh outline.

Lantas double klik pada palet warna outline pada sisi kanan bawah (atau terkadang di atas).

Kita akan mendapatkan dialog box seperti ini :

atur sedemkian rupa, mulai dari ketebalan (width), corner, Line Shape dan Nib Shape. Sehingga hasil yang didapatkan outline akan lebih artistik dan berdimensi :)

2. Konversi Outline ke Obyek

Langkah berikutnya adalah mengkonversi outline ke dalam obyek.

PENTING ! Pastikan ketebalan outline, dan style sudah cocok. Karena setelah outline dikonversi ke shape pengaturan tidak bisa dilakukan lagi. Saya selalu membuat backup dari gambar sebelumnya sebelum ke langkah ini.

Langkah yang dilakukan adalah klik arrange ->convert outline to object

Dengan mengkonversi outline ke obyek, maka pengaturan garis pembentuk wajah dan lainnya bisa dilakukan lebih leluasa.

Cukup gunakan shape tool dan rapikan bagian yang dirasa kurang sesuai. Tidak ada teknik khusus, saya biasanya membuat setiap ujung menjadi runcing sedang bagian tengah agak tebal. :D

Cukup klik pada obyek maka akan mucul node node nya. Klik dan tahan menggunakan shape tool. Bentuk sesuka kita :)

Setelah pengaturan seperlunya pada hampir seluruh object, hasil akhir yang saya dapatkan adalah seperti ini :

3. Membuat fill

Setelah kita membuat sebuah obyek berupa garis yang membentuk gambar, sekarang saatnya untuk membuat fill (warna) yang mengisi kekosongan pada gambar tersebut. Berbeda dengan metode tracing lain yang bermain dengan layer, pada metode ini tidak ada layer yang salin menumpuk sama sekali. Semua obyek hanya mengisi area tertentu tanpa overlap satu sama lain.

Langkah pertama yang dilakukan adalah membuat sebuah bidang menggunakan shape dan isi dengan warna sembarang (saya memilih putih dahulu sebelum diganti ke warna lain).

Lantas tempatkan di bagian bawah garis dengan menekan shift + page down sampai didapatkan tampilan seperti di atas.

Sebelum ke langkah selanjutnya duplikat terlebih dahulu object garis yang telah kita buat. Karena nantinya obyek ini akan digunakan untuk melubangi rectangle yang kita buat barusan.

Lantas seleksi obyek rectangle putih yang kita buat barusan ditambah garis obyek duplikat tersebut. Pilih arrange -> shaping ->front minus back

Opsi ini akan melubangi bidang rectangle putih. Kita bisa memisahkan setuap bagian ini dengan klik pada rectangle putih dan klik CTRL + K (Break Apart). Opsi ini akan memisahkan bagian bagian yang bisa dipisahkan dari rectangle putih setelah dipisahkan oleh bidang berlubang yang kita buat sebelumnya.

Buang area sekitar gambar maka akan didapatkan dill putih hanya mengisi bagian dalam saja :D

to be continued..

Tags: , ,

8 Responses to “Tutorial Tracing Foto (part-2)”

  1. shutrwin says:

    bagus ne tutorialnya…
    hsilnya cantik…

    mw bljr ah

  2. cendhika says:

    thanks ya.. kalo ada pertanyaan kontak aja di sini ;)

  3. dipdip says:

    hidungku besar bgt ya.. @_@

  4. cendhika says:

    wkwk.. perasaanmu aja :D

  5. Miftahur says:

    Hmmm . . . (nyoba bandingin sama karya Mas Ndop, ternyata beda aliran)

  6. cendhika says:

    hehe.. ku juga udah liat blognya ndop
    jelas lebih jago dia lah :D
    saya cuman hobi saja ^^

  7. wanda says:

    saya bingung yang bagian duplikasi garis sama rectangle nya, bisa di jelaskan lebih lanjut ga?

Leave a Reply


9 + = 16