September 16, 2011 5

Gua Gong Pacitan

By in Blog, Trip

Setelah sebelumnya kami telah sampai di Kota Pacitan, kami melanjutkan perjalanan ke Gua Gong dan Pantai Klayar. Konon Gua Gong adalah Gua terindah no.2 di Asia! Sedangkan no.1 nya adalah Gua Maharani. Bangga juga dua gua terindah di Asia berada di Indonesia. Itu juga yang makin bikin kita bersemangat untuk masuk dan mengagumi keindahannya. Dari Pusat kota Pacitan, perjalanan ke Gua Gong sejauh 73km.Perjalanan yang sedikit landai di kota Pacitan kembali menanjak dan berliku.

Sesampainya di Gua Gong, kami lantas beristirahat dulu sejenak. Berjam jam duduk dengan konsentrasi tingkat tinggi emang bikin capek. Berniat untuk cari tukang pijat ternyata memang tidak ada. Tiba tiba aja ada seorang pemuda yang mendekati dan mengajak ngobrol. Dari dia juga kami tau banyak informasi termasuk sejarah Gua Pacitan yang dulu ditemukan oleh seorang pencari air yang mendapati gua besar dan megah di dalam bukit. Ujung ujungnya daripada nganggur saya menanyakan apakah dia bisa memijat? dan ternyata Bisa! asiiik, lumayan berkuran juga ni pegel pegel :D

Setelah kasih uang saku, si tukang pijit itu langsung nyelonong pergi aja, well.. nyadar dari tadi kalo dia menawarkan untuk mijat karena mungkin dengar kalo saya butuh tukang pijat. Tapi tak apa. Lagian niat utama saya emang motret keindahan gua. Menuju ke pintu masuk gua, kami terlebih dulu naik tangga dan banyak pedagang souvenir khas pacitan di sepanjang jalan. Tidak banyak yang buka karena bukan hari libur. Beberapa menit jalan kaki hingga akhirnya inilah pintu masuk ke dunia lain itu.

Masuk ke pintu gua, kita disambut suara gemuruh kipas angin di beberapa sisi gua. Cukup wajar juga, karena tidak ada ventilasi dan banyak lampu di sana sini, suasana gua menjadi gerah pengap. Padahal saat itu hanya ada dua rombongan yang masuk ke gua. Yakni saya dan beberapa orang lainnya. Tidak bisa membayangkan bagaimana ketika musim liburan. Tapi rasa pengap dan gerah seketika hilang ketika kita disuguhi pemandangan dahsyat di dalam gua.. waaaaaaaa!

Perjalanan menyusuri gua tidak mengalami kesulitan berarti, dikarenakan sudah dibuatkan jalur tangga dan besi pegangan di sisi jalan. Kita pun mendapat kesempatan untuk menyentuh beberapa stalagnit dan stalaktit (bener gak sie?) yang bahkan beberapa kali menghalangi tepat di tengah jalan. Memegang batu batuan tersebut rasanya cukup aneh. Tanpa berlebihan, saya merasa berada di dunia lain. Bener bener alam bawah tanah yang tidak biasa dan menakjubkan!

Di beberapa bagian gua juga terdapat kolam air, pengunjung lain sempat turun dan mencuci muka pake air tersebut. Biar awat muda kali ya. Kalo saya kok agak riskan. Tembat lembab dan tidak pernah tersentuh sinar matahari gini pasti penuh dengan spora dan jamur. Namun namanya kepercaayaan lebih mengarah ke sugesti.

Berikut adalah beberapa macam batu batuan yang sempat kami potret dan menurut saya cukup menarik.

Perjalanan di dalam Gua Gong dengan rute memutar menuyuri anak tangga memakan waktu sekitar 40menitan. itupun kita sudah dipastikan berkeringat basah campuran tetesan air dan blower yang memancarkan embun. Kami serasa kehabisan oksigen. Beginiah kira kira wajah wajah kecapekan itu.

Saat beristirahat, kami berdua sepakat akan pertanyaan yang sama yang tiba tiba timbul di benak kami. “Mana Gong nya??” yah beginilah nasib wisatawan yang pede tanpa pemandu. Di dalam gua memang tidak ada petunjuk apa apa. Padahal dari cerita seorang pemandu yang ngajak ngobrol kami setelah kami keluar dari gua. Di dalam gua terdapat berbagai macam batu dengan keunikan masing masing.Bahkan ada salah satu batu yang tembus cahaya disambing batu yang berdentum kencang ketika di pukul dengan kepalan tangan. Yah begitulah kira kira.

Next, perjalanan ke Pantai Klayar. So stay tuned brotha and siztah!

5 Responses to “Gua Gong Pacitan”

  1. Miftahur says:

    Subhanalloh…
    Waaah :D
    Sangar Gua nya…
    Keren banget touringnya, bisa mampir ke tempat-tempat seperti ini…

  2. difana says:

    aku mau diajak ksiniiiiiiii…

  3. cendhika says:

    @mifta : ayo pas balik atau berangkat dari kertosono bareng aku :D
    @dipdip : ayo… kapan.. ^^

  4. Guntur says:

    Bagus banget Subhanallah…
    Saya aja yang orang Pacitan jarang banget kesana..hgahaha
    Exist terus gan tulisan yang menarik

  5. Ari says:

    Bener2 luar biasa nih gua yang satu ini, kemarin habis berkunjung kesana dan mantab pokoknya :-)

Leave a Reply


+ 8 = 13