September 18, 2011 5

Pantai Klayar

By in Blog, Trip

Masih pada perjalanan di Pacitan. Setelah pada postingan dibahas tentang Gua gong, kali ini saya akan membahas tentang obyek wisata selanjutnya yang kami kunjungi. Selain terkenal dengan wisata Gua nya, pacitan terkenal dengan wisata pantainya yang terkenal sangat indah. Oleh karena itu rugi kalau udah sampai pacitan namun tidak mampir berkunjung ke pesisir pantai. Salah satu pantai yang palin terkenal adalah Pantai Klayar.

Sebenarnya kami berencana berlama lama di Gua Gong. Maklum pada saat kita di Gua Gong, waktu tepat tengah siang. Jadi kalau bergegas ke Pantai Klayar kita tidak akan bisa maksimal menikmati suasana pantai dikarenakan terik matahari. Memotret pun tidak akan memberikan hasil yang bagus. Namun ternyata di Gua gong kami tidak bisa berlama lama dikarenakan kondisi dalam gua yang pengap. Jadilah kami langsung melaju ke pantai Klayar.

Dari Gua gong ke pantai klayar memakan waktu kurang lebih 45menit. Jalan agak lebih sulit dengan kontur yang lebih bergelombang dan sempit. Sedikit demi sedikit kami merasakan hawa laut. Dari bebatuan di sekitar hingga pohon pohon kelapa khas pantai. Hingga akhirnya sebuah tanjakan mengakhiri penasaran kami dan kamipun disambut pemandangan yang dahsyat.

Sialnya, setibanya di Pantai Klayar, baterai kamera sudah tinggal menunjukkan satu strip. Mungkin motret pada ISO tinggi dengan fitur lighting optimizer membuat kamera berkerja lebih keras. Tapi alhamdulilah, masih ada beberapa spot yang sempat terabadikan sebelum akhirnya baterai habis..

Read the rest of this entry »

September 16, 2011 5

Gua Gong Pacitan

By in Blog, Trip

Setelah sebelumnya kami telah sampai di Kota Pacitan, kami melanjutkan perjalanan ke Gua Gong dan Pantai Klayar. Konon Gua Gong adalah Gua terindah no.2 di Asia! Sedangkan no.1 nya adalah Gua Maharani. Bangga juga dua gua terindah di Asia berada di Indonesia. Itu juga yang makin bikin kita bersemangat untuk masuk dan mengagumi keindahannya. Dari Pusat kota Pacitan, perjalanan ke Gua Gong sejauh 73km.Perjalanan yang sedikit landai di kota Pacitan kembali menanjak dan berliku.

Sesampainya di Gua Gong, kami lantas beristirahat dulu sejenak. Berjam jam duduk dengan konsentrasi tingkat tinggi emang bikin capek. Berniat untuk cari tukang pijat ternyata memang tidak ada. Tiba tiba aja ada seorang pemuda yang mendekati dan mengajak ngobrol. Dari dia juga kami tau banyak informasi termasuk sejarah Gua Pacitan yang dulu ditemukan oleh seorang pencari air yang mendapati gua besar dan megah di dalam bukit. Ujung ujungnya daripada nganggur saya menanyakan apakah dia bisa memijat? dan ternyata Bisa! asiiik, lumayan berkuran juga ni pegel pegel :D

Setelah kasih uang saku, si tukang pijit itu langsung nyelonong pergi aja, well.. nyadar dari tadi kalo dia menawarkan untuk mijat karena mungkin dengar kalo saya butuh tukang pijat. Tapi tak apa. Lagian niat utama saya emang motret keindahan gua. Menuju ke pintu masuk gua, kami terlebih dulu naik tangga dan banyak pedagang souvenir khas pacitan di sepanjang jalan. Tidak banyak yang buka karena bukan hari libur. Beberapa menit jalan kaki hingga akhirnya inilah pintu masuk ke dunia lain itu.

Read the rest of this entry »

September 14, 2011 2

Kertosono – Yogyakarta via Pacitan

By in Blog, Trip

Siapa yang menyangka perjalanan pulang ke Jogja di hari lebaran kemaren menjadi rekor menyopir terlamaku sekaligus sarana menguji ketahanan mobil dalam melalui medan yang berliku dan menanjak (sekaligus terjal di beberapa sisi). Bagaimana tidak, Kertosono – Jogja yang biasanya hanya 5-6 jam dengan jalur ngawi-solo kali ini mencapai kisaran 14jam an!

Agak nekad sie awalnya.. berawal dari tergiur postingan di situs fotografer.net dengan judul Pantai Klayar antara kenyataan dan imajinasi . Menurutku judulnya agak lebay kalo pantai nya tidak benar benar buagus! Tapi setelah browing di isi thread, ternyata emang indah..terlebih  bagi saya yang emang sebelumnya jarang banget berpergian (bahkan ke Bali saya belum pernah.. ) pantai pasir putih dengan suasana masih sangat alami memang menggoda. Apalagi kalau bukan untuk hunting foto ;p

Kesempatan ada ketika saya merencanakan untuk balik Jogja. Daripada melalui perjalanan yang itu itu aja, pengen sedikit memenuhi hasrat berpetualang. Toh juga ada GPS yang siap memandu ke mana aja. Kebetulan dulu sempat ngecek di peta ternyata jarak sepertinya hampir sama, hanya bercabang ke arah beda. Jadilan memutuskan untuk belok ke kiri di daerah madiun menuju ke ponorogo.

Read the rest of this entry »

August 11, 2011 11

Review Pengalaman Memakai Beberapa Kamera dan Lensa

By in Blog, Fotografi, Gadget, Tips

Keinginan post artikel ini timbul ketika saya sering mendapat bebrapa pertanyaan dari teman bahkan beberapa orang yang tidak saya kenal untuk meminta saran akan lensa dan kamera tipe tertentu. Well.. saya emang bukan pengamat fotografi apalagi penjual kamera yang emang wajib menguasai semua fitur dan kelebihan tiap tipe yang dijual untuk memuaskan pelanggan, saya hanya membeli berdasarkan keinginan pribadi dan budget yang ada. Tapi walau demikian, Alhamdulillah selama 3 tahunan memotret sudah ada beberapa perangkat yang saya gunakan. InsyaAllah sedikit banyak bisa menjadikan pertimbangan teman teman sebelum membeli perlengkapan fotografi tertentu. Saya akan mencoba mengulas di sini. Saya urutkan berdasarkan waktu. Sehingga teman teman juga mempunyai gambaran perjalanan upgrade saya sampai seperti sekarang ini.

1. Nikon D40 Kit

Adalah kamera DSLR pertama yang pernah saya pegang! seneng banget waktu itu bisa pake kamera DSLR, walaupun bukan milik sendiri (milik om) tapi sering didaulat pake untuk motret acara keluarga. Kamera yang cukup untuk belajar foto. Kekurangan adalah resolusi yang cuman 6 megapixel, ukuran kamera yang kecil bikin genggaman tidak maksimal. Buruknya lagi, battery grip (vertical grip) tidak tersedia dari nikon untuk versi ini. (beli: Rp 5,6 Jutaaan – discontinued)

Read the rest of this entry »

August 9, 2011 4

Mbolang Ke Semarang (part-3,finish)

By in Blog, Ramadhan 1432H, Trip

Setelah sebelumnya puas mengunjungi Lawang Sewu pada malam hari, kali ini yang tidak kalah seru adalah mencari tempat untuk tidur. Harapan yang jelas tampak adalah untuk tidur di Masjid. Pertimbangan sanitasi dan keamanan jadi hal utama. Sempat terbesit untuk tidur di hotel, tapi rasanya kok gak laki, gak roso roso kalo cowok cowok tidur di hotel (baca:hemat). Alhasil dengan keadaan badan yang super capek kami menuju masjid untuk shalat isya setelah sebelumnya pamitan dengan empunya Lawang Sewu (mas pemandu).

Dengan alasan i’tikaf kami Pede untuk mengajukan niat berada di masjid sampai malam. Namun harapan lantas sirna ketika tukang parkir mengatakan masjid bakalan disisir oleh satpam pukul 09:00 (rada aneh juga padahal kita sampe sana jam 10an). Namun wajar karena di masjid sedang ada acara persiapan aqiqoh massal. Jadi masih banyak orang berseliweran.

Tempat yang kami harapkan menjadi tempat tidur tidak lain dan tidak bukan ya di dalam mobil. Pertama emang saya pribadi tidak kuat kalo harus tidur di lantai, yang kedua udara emang dingiin.. hanya saja yang terjadi sebenarnya di dalam ruang parkir justru panas dan gerah.. jadi serba salah.. meninggalkan mobil jelas tidak mungkin. Karena banyak barang penting di sana. Akhirnya setelah shalat isya kami putuskan untuk pulang saja.. berharap nemu pom bensin dan bisa tidur di sana.

Read the rest of this entry »

August 8, 2011 2

Mbolang Ke Semarang (part-2)

By in Blog, Budaya, Ramadhan 1432H, Trip

Perjalanan mbolang ke Semarang berlanjut, setelah waktu berbuka kami lantas Shalat Magrib. Hanya bisa berbuka dengan air putih dikarenakan sepertinya kami tidak kebagian takjil. Memang sejak awal tidak berniat untuk makan di masjid. Karena tidak lengkap rasanya pergi ke suatu kota tanpa mengicipi makanan khas nya. Yay! Lumpia dan Bandeng Presto khas Semarang (kecuali menu takjil adalah lumpia atau bandeng presto, tapi sepertinya tidak). Menurut informasi dari ibu ibu yang kami tanya di Masjid, pusat oleh oleh khas semarang berada di Jalan Pandanaran. Tanpa menunggu berlama lama, kami segera menuju jalan yang dituju untuk berbelanja oleh oleh sekaligus mencari makan buka. Cap cusss..

Bandeng Presto dan Lumpia

Benar memang, Jalan pandanaran ini sepertinya jantung ekonomi kota semarang. Berbagai macam toko berjubel di sepanjang jalan ini. Tidak sulit mencari toko yang menjual lumpia dan bandeng, bahkan bisa jadi bingung karena saking banyaknya pilihan. Akhirnya dipilih yang parkirnya agak luas dan kebetulan di samping toko bandeng tersebut ada toko lumpia.

Bandeng dijual per kg dengan kemasan kotak profesional. Harga satu kotak ini Rp 60ribuan. Cukup mahal..  Beli satu untuk oleh oleh sekaligus bekal sahur dan berbuka keluarga di Jogja. Lantas lanjut untuk beli lumpia.

Read the rest of this entry »

Tags: , , ,

August 7, 2011 4

Mbolang Ke Semarang (part-1)

By in Blog, Islami, Ramadhan 1432H, Trip

Akhir pekan mungkin selalu dinantikan oleh setiap yang reguler berkerja pada hari hari efektif. Seperti halnya dengan saya. Seminggu kemaren memang termasuk minggu minggu yang padat. Ingin rasanya meluangkan waktu untuk refreshing. Tapi bingung juga mau kemana. Kebetulan lensa fish eye 15mm lagi tukeran sama lensa 17-40L milik si Koko.

Alhasil hasrat liburan sambil hunting semakin menggebu. Tidak cukup merasa untuk liburan di Jogja saja, akhirnya memutuskan untuk mengunjungi Masjid Agung Semarang yang terkenal karena kemegahannya itu sekaligus melanjutkan safari Ramadhan yang udah dilakukan seminggu terakhir ini dengan berencana mengabadikan keindahan arsitektur masjid dengan foto foto. Tanpa pikir panjang langsung sms beberapa teman untuk berangkat hari itu juga :) . Ternyata beberapa teman gak bisa, Si Andi lagi sibuk and si bhagus yang udah pernah sepakat mau liburan bareng ke Semarang sedang terkena flu.Beruntunglah si Arya dan Jefril bisa. Berbekal kaos dan baju koko, kita berangkat pukul 10:30 dari Jogja. Semarang.. here we comeee :D .

Hampir 3 Jam Perjalanan, “Kecilik” di Museum Kereta Api Ambarawa

Read the rest of this entry »

August 5, 2011 0

Oleh Oleh Safari Tarawih (Updated)

By in Islami, Ramadhan 1432H

Sekedar ingin berbagi kepada teman teman hasil saya menghadiri shalat tarawih berjamaah di beberapa masjid di Jogja. Selain motivasi untuk mendapatkan pahala yang berlipat ganda dengan shalat berjamaah, motivasi lain dari shalat berjamaah di Masjid masjid besar adalah untuk mendengarkan ceramah dari ustadz ustadz yang oke. Beberapa masjid besar di Jogja mendatangkan tokoh tokoh nasional seperti Mendiknas, Ketia PP Muhammadiyah, dan cendekiawan muslim lainnya. Alhasil acara shalat taraweh sekaligus menjadi ajang hunting ceramah ustadz. Berikut Pengalaman beberapa taraweh.Beberapa saya sertakan mp3 ceramahnya langsung. Lainnya tidak memungkinkan karena khotib yang teralu pelan menyampaikan sehingga tidak begitu jelas.. Post akan terus saya update seiring dengan waktu selama Ramadhan. Check it out..

1. Malam Ramadhan – Masjid UIN Kalijaga, (penceramah unknown)

Sebenernya tidak ada rencana tarawih di sini. Cuman gara gara habis job moret dan waktu mepet, akhirnya cari yang terdekat. Gak ada refereinsi penceramah dan gak yakin ni Masjid mengundang ustadz ustadz dari tokoh nasional. Well.. ni masjid emang modern banget. Luas pula, tapi anehnya jumlah jamaah tidak begitu banyak untuk itungan shalat taraweh pertama yang harusnya semangat semangatnya. Ustadz yang membawakan ceramah juga “so so”. Tetep bagus dan bermanfaat cuma kurasa kurang aktual dan kritis  secara Islami.  Firasat mulai gak enak ketika bacaan imam di shalat taraweh terkesan tergesa gesa dan cepat. Rupanya taraweh di sini 23 Rakaat. Alhasil di rakaat 8 pulang beserta beberapa jamaah lainnya ;p. Sebenere bilangan lebih banyak lebih bagus. Hanya kurang bisa menikmati irama yang cepat. Daripada kekhusyukan dan keikhlasan berkurang mending pulang untuk persiapan sahur. Kondisi badan juga pas capeek bgt.Kacaunya topik ceramah juga udah lupa @_@.

2. Ramadhan 1 – Masjid Kampus UGM, Prof.Dr.H.M.Amien Rais,MA

Read the rest of this entry »

August 5, 2011 0

Ramadhan 1432H sejauh ini..

By in Blog, Ramadhan 1432H

Alhamdulillah, Ramadhan sudah 5 hari berlalu. Bagaimana puasanya? bagaimana jamaahnya? bagaimana tarawehnya? bagaimana ngajinya? well.. semangat menggebu nggebu emang berasa banget di awal ramadhan. Buanyak banget rencana rencana untuk membuat Ramadhan kali ini benar benar berkesan dan bermakna. Selain meningkatkan kualitas ibadah. Ingin lebih mendekatkan diri kepada Allah dalam segala bidang. Terutama dari potensi yang sudah ada dalam diri kita.

Saya sendiri udah menetapkan banyak rencana yang ingin saya lakukan. Selain target target seharusnya seperti barusaha mengkhatamkan Al Quran dengan membaca 4 lembar setiap shalat wajib, menambah hafalan surat pendek dan selalu berjamaah di masjid. Saya juga mempunyai banyak rencana lainnya seperti menyalurkan hobi fotografi lebih positif dengan project motret tema Islami yang bisa direalisasikan dalam bentuk stock foto ramadhan untuk dipuload di situs indostockphoto.com dan foto keindahan arsitektur masjid masjid di Jogja. Project ambisius yang benar benar ingin saya realisasikan lainnya adalah membuat iklan seputar Islami. Banyak terinspirasi dan termotivasi sama karya karya syafaat.

hal lain yang ingin saya lakukan adalah memanfaatkan blog untuk kepentingan dakwah dengan merangkum dan mengupload ceramah khatib shalat tarawih. Meningkatkan apa yang pernah saya lakukan pada Ramadhan 1431H lalu.

Alhamdulillah niat sudah ada sebelumnya. Walaupun sampai sekarang ini belum nampak hasilnya. Namun dengan update tulisan ini semoga bisa sekaligus mengingatkan kalo jelas belum terlambat untuk membuat Ramadhan ini lebih bermakna.. Dan yang paling saya suka, hari ini hari Jumat. hari yang pantas kita muliakan. Awal yang sangat baik untuk bermuhasabah dan menata kembali semangat beribadah :) sehingga bisa meraih kemenangan dengan dan menjadi juara. At least menjadi lebih baik dan mengalahkan diri kita di masa lalu. Fastabiqul Khairot! :D D

*temen temen yang pengen gabung project iklan, yuk brainstorming sambil ngabuburit =D

July 10, 2011 2

Ada apa dengan 5DMarkII + 85mm (ku)

By in Blog, Fotografi, Tips

Setiap fotografer pasti mempunyai lensa andalannya masing masing. Meskipun setiap jenis lensa dibuat untuk kebutuhan yang berbeda, namun pasti ada lensa favorit dari semua koleksi lensa yang ada.

Seperti hal nya dengan saya, keinginan untuk mendapatkan hasil foto yang oke tercapai dengan lensa 85mm. Hasil yang super tajam dan bokeh yang sempit (baca: background blur) tercapai dengan lensa fix ini. Ditambah ukuran yang lumayan ringan (jika dibandingkan dengan lensa 70-200 f/2,8 yang super berat dan super mahal) bikin selalu terpasang untuk dibawa ke mana mana.

Sampai akhirnya ada rejeki buat upgrade body. Harapan semakin tinggi untuk dapat hasil foto yang semakin oke dengan lensa favorit saya. Tapi ternyata harapan tidak sesuai kenyataan. Hasil foto tidak seperti yang saya harapkan. Kombinasi 5DMarkII + 85mm milikku bikin frustasi!

Read the rest of this entry »

Tags: , ,